MEMBUMIKAN FALSAFAH PANCASILA MEMBANGUN PARADIGMA MULTIKULTURAL Oleh: Mario Prakoso, Mahasiswa Aqidah Filsafat Islam IAIN Surakarta “Harmonisasi Kebangsaan dalam Bingkai Keindonesiaan” Indonesia adalah tamansari bangsa-bangsa, demikian ungkapan Soekarno dalam mendefiniskan Indonesia. Tamansari bangsa-bangsa yang disebutkan Soekarno tentu saja bukan hanya slogan tanpa makna, melainkan berasal dari realitas sejarah serta sosial yang telah mengkristal dalam nilai keindonesiaan kita, bhinneka tunggal ika. Keharmonisan bangsa Indonesia di tengah-tengah kepluralan merupakan pencapaian yang luar biasa prestisius. Kita perlu berbangga menjadi bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi perbedaan. Dalam hal ini, realitas beragam macamnya suku, ras, bahasa dan agama, yang telah terbentuk ratusan tahun lamanya bukan dalam skema penaklukan, tetapi melalui asimilasi dan akulturasi yang tidak pernah terjadi di berbagai peradaban lainnya. Kita bisa melihat bagaiman Eropa dengan kolonialisme da...
Komentar
Posting Komentar